XIII,Pentagon Sasaran utama Para Cracker
Seperti yang kita ketahui bahwa Pentagon sebuah markas besar angkatan bersenjata negara adidaya, Amerika Serikat. Sebuah markas yang sulit di tembus oleh para cracker di seluruh dunia karena tingkat keamanan yang super ketat karena didukung oleh peralatan dan sumber daya manusia yang handal.
Namun, sistem keamanan yang dikenal sangat rapat itu tidak se-‘aman’ yang kita duga. Situs Pentagon ini justru menjadi sasaran utama para hacker dan cracker dunia. Kepala Komando Cyber Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Jend. Keith Alexander mengungkapkan, setiap harinya lebih dari 6 juta kali para peretas ilegal menembus jaringan Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon). Sebagaimana dikutip Press-TV, Jend. Keith Alexander meminta militer AS untuk waspada terhadap serangan cyber.
Dia menyatakan, “Setiap jamnya, terdapat 250 ribu akses ilegal menembus situs Pentagon. Jumlah itu per harinya bisa mencapai 6 juta kali”. Keterangan tersebut diungkap Keith dalam sebuah pertemuan di Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) yang digelar Kamis lalu.
Kepala Komando Cyber Amerika Serikat itu juga mengkhawatirkan terjadinya serangan internet terhadap situs-situs keamanan Amerika Serikat yang lain dan menyatakan, “Masalah penting yang terkait dengan keamanan nasional kini berada dalam ancaman bahaya”. Dijelaskannya, “Serangan itu berasal dari teroris, kelompok-kelompok penjahat, dan peretas asing.” Beberapa Kasus Pembobolan Sistem Pertahanan Pentagon.
Dikutip Bilcyber dari ITexaminer, Senin (1/12/2008),
cracker ini melancarkan serangan
malware ke komputer zona perang dan komando pusat AS yang mengawasi Irak dan Afghanistan.
Menurut Departemen Pertahanan AS, serangan ini sungguh signifikan dan menyita perhatian. Namun, belum bisa dipastikan apakan serangan
malware ini dilancarkan oleh
cracker Rusia secara perorangan atau ada keterlibatan dari pemerintah Rusia.
Kemungkinan,
cracker ini menjadikan komputer yang digunakan tentara di Afghanistan dan Irak sebagai target serangan.
Malware yang menyerang sistem komputer AS tersebut adalah
agent btz, dan telah bergentayangan di komputer-komputer non-pemerintah selama beberapa bulan terakhir.
Selama ini Pentagon dan departemen pemerintah AS berulang kali menghadapi serangan
cyber, yang diduga berasal dari Rusia dan China. Mungkin dalangnya adalah pemerintah Rusia sendiri
0 komentar:
Posting Komentar